Kamis, 16 Oktober 2014

Hera's Diary part 1 dan 2 (Cinta Dalam Hati)



Hohoho.. perasaan apa ini? Aku merindukan Fahmi. Merindukan sosok adik yang mengasyikkan sekaligus membuatku merasa damai. Tiap malam aku hampir tak bisa tidur karena merindukan Fahmi. Malam ini aku mencoba memejamkan mata dan sedikit demi sedikit, aku mulai terlelap. Entah mimpi apa aku semalam, pagi-pagi sehabis aku mandi tiba-tiba makhluk tampan yang aku rindukan sudah berada di kamarku dengan memegang bra-ku di tangannya. Sial. Apa-apaan bocah ini! Membuatku benar-benar malu.
Aku ucapkan banyak terimakasih atas hadiah dari Ibumu, aku menyukainya. Disaat kamu mengunjungiku, aku harus kuliah pagi. Selama mata kuliah berlangsung yang ada di pikiranku adalah aku ingin segera pulang dan menemui Fahmi. Tapi tetap saja waktu berjalan sangat lambat. Apa mungkin perasaanku saja??
Astaga! Siang-siang begini tidur? Mimpi apa kamu barusan sampai-sampai mengajakku camping ke pantai Parangtritis?! Kenapa kamu mengabulkan impianku hah? Aku sangat berterimakasih atas semua yang kamu lakukan. Walaupun aku masih mencintai Rio, tapi jalanku untuk melupakannya akan terasa lebih mudah jika aku bersamamu.
Sebenarnya di tenda itu aku belum begitu pulas tertidur, dan aku merasakan hembusan nafas lembutmu mengenai wajahku. Aku harap kamu tidak mendengar detak jantungku yang berdegup sekeras soundsystem. Tapi kenapa? Kenapa kamu berniat menciumku? Apa kamu tidak ingat bahwa aku ini kakakmu? Aku sedikit merasa bersalah, tapi aku juga kecewa begitu tahu kamu mengurungkan niatmu. Ahhh sudahlah. Melihatmu yang tertidur membelakangiku, bagiku itu sudah cukup.
Ketika aku bangun, aku masih teringat bayang-bayang tadi malam. Aku masih bertanya-tanya, kenapa seseorang yang sudah aku anggap seperti adikku sendiri berniat untuk mencium kakaknya? Tapi aku anggap itu hanya angin lalu, dan aku bersikap seolah-olah tak terjadi apa-apa.
Aku sebenarnya berat ditinggalkan sendiri lagi disini, tapi demi kamu yang berjuang lulus UN jadi aku rela. Berjuanglah adikku!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar